Sertifikasi Kompetensi

1. Alur Proses

Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) pada tahun 2015 menuntut seluruh tenaga kerja yang bekerja disektor industri untuk dapat bersaing dengan tenaga kerja dari negara lain, oleh karena itu perlu sebuah instrumen yang menjamin bahwasanya keseluruhan tenaga kerja memiliki kompetensi sesuai dengan dunia industry,terutama pada tenaga kerja di Industri Pariwisata.

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) merupakan badan yang ditugaskan untuk menjaga dan mengembangkan kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasinal Indonesia (SKKNI) dan standardMutual Recognice Agreement (M.R.A) yang telah digunakan di Negara-negara ASEAN. Bukti bahwasanya seseorang sudah kompeten adalah adanya sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang merupakan perpanjangan tangan dari BNSP, setelah melalui proses verifikasi oleh BNSP sesuai dengan Peraturan BNSP 201 dan 208.

Lembaga Sertifikasi Profesi  Secara umum dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu LSP P1 yang dimiliki oleh sebuah lembaga pendidikan yang bertujuan menjaga kompetensi lulusannya dan pelatihan dan LSP P3 yang didirikan oleh Asosiasi Profesi tertentu untuk menjaga kompetensi pekerja pada bidang tertentu Pelaksanaaan. Uji Kompetensi dilakukan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang merupakan tempat kerja atau lembaga yang dapat memberikan fasilitas pelaksanaan uji kompetensi yang telah diverifikasi oleh LSP-P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti Verifikasi TUK dilaksanakan berdasarkan pedoman BNSP 206 untuk menjamin bahwa TUK memenuhi seluruh persyaratan dan dapat beroperasi secara konsisten dan terpercaya. LSP-P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti merupakan lembaga serifikasi yang ditujukan untuk menjamin kompetensi mahasiswa dan lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti saja dan berguna sebagai promosi diri ketika memasuki dunia kerja.

Sertifikat yang dikeluarkan oleh LSP-P1 Sertifikat yang dikeluarkan oleh LSP-P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti berlaku secara nasional dan diakui secara sah oleh BNSP sesuai dengan Peraturan BNSP No 302 dan berlaku secara nasional dan diakui secara sah oleh BNSP sesuai dengan Peraturan BNSP No 302.

LSP P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti memberikan sertifikat kompetensi atas nama BNSP sesuai dengan prosedur yang telah disepakati yang meliputi tahapan pengajuan/permohonan sertifikasi oleh mahasiswa yang bersangkutan, proses sertifikasi, pengambilan keputusan oleh komite teknis dan penyerahan sertifikat.

Proses pengajuan sertifikasi kompetensi dilakukan oleh mahasiswa yang telah berada pada semester 7 dengan melengkapi syarat-syarat yang telah ditetapkan.

Proses sertifikasi dilakukan apabila permohonan telah disetujui. Proses sertifikasi dilakukan oleh Asesor Kompetensi yang dilakukan di Tempat Uji Kompetensi yang ada pada masing-masing program studi di Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.

Pengambilan keputusan dilakukan setelah dilakukan rapat pleno oleh komite teknis.

Sertifikat dapat diterbitkan apabila sudah ada rekomendasi dari bagian sertifikasi berdasarkan hasil rapat pleno yang disahkan oleh kepala LSP.

Sertifikat yang diterbitkan berlaku selama 3 tahun dan wajib menjaga kompetensinya selama masa tersebut, LSP dapat mencabut sertifikat kompetensi apabila,Terjadi pelanggaran dalam persyaratan sertifikasi dan Penyalahgunaan sertifikat kompetensi.


2. Hak dan Kewajiban Pemohon

2.1 Pemohon Sertifikasi memiliki hak:
– Peserta mendapatkan tanda bukti permohonan untuk uji kompetensi sesuai dengan kompetensi yang diinginkan/didaftarkan.
– Mendapatkan nomor peserta tes uji kompetensi dari LSP.
– Peserta yang lulus dalam asesmen kompetensi akan memperoleh sertifikat kompetensi pada bidang yang diajukan.
– Peserta yang tidak memenuhi kompetensi berhak mengulang proses asesmen sesuai dengan jadual yang ditetapkan LSP P1.
– Menggunakan sertifikat tersebut sebagai promosi diri sesuai dengan paket kompetensi yang diambil.

2.2. Pemohon sertifikasi memiliki kewajiban:
– Melaksanakan keprofesiannya dengan tetap menjaga kode etik profesi.
– Mempergunakan sertifikat kompetensi sesuai dengan tempatnya.


3. Prosedur

Permohonan sertifikasi dimulai dengan mendaftar ke bagian administrasi LSP P1 di Lantai 3 Gedung B Ruang LSP P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, dengan melengkapi syarat sebagai berikut:

3.1 Telah lulus mata kuliah yang berkaitan dengan nilai minimal adalah C (dibuktikan dengan KHS/Transkrip Nilai Sementara), mata kuliah yang dimaksud adalah: Program Studi

PROGRAM STUDIMATAKULIAH LULUS
DIV PERHOTELAN
DIII PERHOTELAN
DI   PERHOTELAN
DIV USAHA PERJALANAN WISATA
S1  HOSPITALITY DAN PARIWISATA

4. CARA PENDAFTARAN

4.1 Pengajuan Pendaftaran
– Mengisi formulir permohonan sertifikasi kompetensi FR-APL.01 (Unduh di Menu Download)
– Mengisi formulir asesmen mandiri FR-APL.02 (Unduh di Menu Download)
– Melengkapi bukti-bukti pendukung sesuai dengan skema dan standar kompetensi seperti sertifikat pelatihan yang berkaitan (jika ada)
– Melampirkan foto berwarna 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
– Menunjukkan Skill Passport (kartu hasil ujian bidang vokasi)

4.2 Verifikasi Persyaratan
Bagian administrasi akan memverifikasi kelengkapan persyaratan yang diajukan oleh pemohon sertifikasi dan apabila sudah lengkap maka permohonan akan dilanjutkan ke Direktur  LSP

4.3 Pengisian Form APL
Bagian sertifikasi akan memberikan penjelasan singkat mengenai pengisian formulir APL-01 dan APL-02 serta penjelasan singkat mengenai uji kompetensi.

4.4 Penentuan Tim Asesor
– Ketua LSP akan menunjuk Tim Asesor yang akan ditugaskan untuk melakukan proses asesmen terhadap pemohon.
– Tim Asesor akan melakukan konsultasi pra-asesmen dan proses asesmen di TUK sesuai dengan unit kompetensi yang diajukan.

4.5 Pembentukan Tim Teknis
– Kepala LSP membentuk Tim Teknis.
– Hasil Asesmen akan dibawa ke dalam rapat pleno Komite Teknis yang dibentuk oleh Kepala LSP.
– Komite Teknis akan memutuskan kelayakan pemohon dalam bentuk rekomendasi pemberian sertifikat dan disampaikan ke bagian administrasi untuk dibuatkan sertifikat kompetensinya.

4.6 Verifikasi Sertifikat
– Sertifikat diverifikasi dan ditandatangani oleh Manajer Sertifikasi.
– Sertifikat disahkan oleh Kepala LSP P1 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti (Kepala LSP mengesahkan sertifikat atas nama Kepala BNSP).
– Sertifikat yang telah disahkan akan diserahkan kepada pemohon dan diambil disekretariat LSP P1 di bagian administrasi dimana sebelumnya dijelaskan dulu tata tertib dan ketentuan penggunaan sertifikat.